Indikasi Trakeostomi

Juni 12, 2010

Tindakan trakeostomi dilakukan bilamana kondisi pasien sangat berat dengan gejala atau tanda hipoksia yang semakin menghebat, tidak ada waktu untuk dilakukannya trakheostomi terencana juga tidak tersedianya fasilitas untuk tindakan intubasi endoktrakhea dan tidak memungkinkan untuk dilakukan bronkhoskopi.

Indikasi dari tindakan trakeostomi antara lain:
1. Untuk mengatasi obstruksi laring
2. Untuk mengurangi ruang rugi (dead air spase) di saluran nafas bagian atas seperti daerah rongga mulut, sekitar lidah dan faring. Dengan adanya stoma maka seluruh oksigen yang hirupnya akan masuk ke dalam paru tidak ada yang tertinggal di ruang rugi itu. Hal ini berguna pada penderita dengan kerusakan paru yang kapasitas vitalnya berkurang.
3. Untuk mempermudah penghisapan sekret dari bronkus dari penderita yang tidak dapat mengeluarkan sekret secara fisiologik misalnya pada penderita dalam keadaan koma.
4. Untuk memasang respirator (alat bantu pernafasan)
5. Untuk mengambil benda asing dari subgiotik apabila tidak mempunyai fasilitas untuk bronkoskopi.

Adapun fungsi dari dilakukannya tindakan trakheostomi sebagai berikut:
1. Tindakan trakheostomi untuk mengurangi jumlah ruang hampa dalam traktus trakheobronkial 70 sampai 100 ml. Penurunan ruang hampa dapat berubah ubah dari 10 sampai 50% tergantung pada ruang hampa fisiologik tiap individu
2. Tindakan trakheostomi untuk mengurangi tahanan aliran udara pernafasan yang selanjutnya mengurangi kekuatan yang diperlukan untuk memindahkan udara sehingga mengakibatkan peningkatan regangan total dan ventilasi alveolus yang lebih efektif. Asal lubang trakheostomi cukup besar (paling sedikit pipa 7)
3. Trakheostomi dilkakuna untuk proteksi terhadap aspirasi
4. Trakheostomi memungkinkan pasien menelan tanpa reflek apnea, yang sangat penting pada pasien dengan gangguan pernafasan
5. Trakheostomi memungkinkan jalan masuk langsung ke trachea untuk pembersihan
6. Trakheostomi memungkinkan pemberian obat-obatan dan humidifikasi ke traktus
7. Trakheostomi mengurangi kekuatan batuk sehingga mencegah pemindahan secret ke perifer oleh tekanan negative intra toraks yang tinggi pada fase inspirasi batuk yang normal.

Baca lebih lengkap artikel kedokteran mengenai definisi trakeostomi, apa saja jenis-jenis trakeostomi serta bagaimana melakukan trakeostomi di blog Jevuska yang lengkap dengan gambar-gambar alat trakeostomi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s